me

me
me

Jumat, 28 November 2014

belajar dari pengalaman


Hari ini mendapat makian dari anak yang berumur 5 tahun, dan itu rasanya sangat miris :') Mirisnya karena anak itu sudah aku anggap sebagai adik ku sendiri, dari lahir sudah sangat dekat dengan ku, sering bercanda denganku bahkan dulu dia sering menangis ketika ku tinggal. Entah apa yang terjadi belakangan ini, anak itu tiba-tiba menjauh dan sore tadi malah memaki ku dengan kata "bungut" sambil mengarahkan besi kepadaku, padahal aku hanya menyapanya seperti yang ku lakukan di hari yang lalu.

Menurutku adik kecil ku yang dulu manis kini sudah "sakit mentalnya" anak umur 5 tahun tidak sepantasnya bisa memaki orang yang lebih dewasa dengan cara seperti itu. Apalagi makian tersebut keluar hanya karena panggilan semata, apa yang salah dengan anak ini ? itu yang terpikir dibenakku kini.

Tadi pagi di sekolah tempat ku mengajar aku sempat membaca artikel yg isinya :
" jika orang tua selalu memarahi anak-anak nya maka anak-anaknya pun akan pandai memarahi orang lain"
" jika orang tua selalu memaki anak-anaknya maka anak-anak itu pun akan cakap memaki orang lain"
"jika orang tua terbiasa berbicara dengan penuh kasih kepada anak-anaknya maka anak-anak itu akan halus tutur bahasanya'

Kini akupun megerti lebih dalam tentang artikel ini, jika ku hubungkan dengan kejadian yang ku alami tadi sore maka yang salah pada anak tersebut adalah "pola asuh" orang tuanya. Tanpa mengurai rasa hormat ku pada orang tua anak ini, tapi memang yang kulihat pada kesehariannya anak ini sering dihardik, dimaki bahkan dipukul oleh orang tuanya sendiri. Tidak heran sih anaknya jadi kasar dan tutur katanya tidak sesuai dengan umurnya.
Bukan bermaksud untuk menggurui tapi seharusnya dalam periode emas pertumbuhan anak para orang tua dapat menanamkan dan mengajarkan ajaran-ajaran kebaikan, bahkan para orang tua sepatutnya bukan cuma mengajarkan tapi MENCONTOHKAN kebaikan-kebaikan yang akan dapat dilihat dan nantinya akan ditiru oleh para anak-anaknya, sebaiknya tidak mencekoki anak-anak dengan rasa benci, sombong, amarah, bahkan iri hati.
Bayangkan saja jika anak-anak sudah terbiasa memaki dari kecil, besarnya dia akan seperti apa? bagaimana keadaan mentalnya?
Terkadang orang tualah yang merusak anaknya sendiri tapi mereka tidak sadar.

Dengan kejadian hari ini aku belajar untuk lebih memahami dunia anak-anak yang sangat berguna dalam pekerjaan ku sebagai GURU dan tentunya akan berguna kelak saat aku jadi orang tua untuk anak-anakku (hahahahahah cari calon bapaknya aja dulu vi :p) 
satu lagi ikmah di hari ini aku tak akan menyapa anak kecil tadi, bodo amat deh dari pada dimaki lagi wkwkwkwk lupakan kenangan manis kita berdua ya dik :p nanti kalau kamu dipukul dan dibawaiin sapu ama mamak mu jangan ngumpet dirumah kakak lagi! 
kakak doain kamu sehat selalu, bukan cuma sehat fisik tapi mental juga dan semoga bisa jadi bos dagang canang yang sukses tapi jangan arogan dan belajarlah berterimakasih terhadap orang-orang yg telah menolongmu selama ini ya :p



Rabu, 22 Oktober 2014

22 Oktober 2014

'MULUTMU HARIMAU MU' hal itulah yang sering diucapkan orang-orang
kadang kata-kata memang bisa lebih menyakitkan dari pada tindakan fisik

Berasa ditampar bolak-balik dengan rangkaian kata dari seseorang hari ini :')
Terdengar sangat pelan tapi menusuk ke persaan yang terdalam . . .
Entah apa yang dipikirkan orang itu tentang saya, sehingga bisa melontarkan kata-kata semacam itu

Kekuatan kata-kata memang sangat hebat,
Kadang kata-kata bisa membuat orang termotivasi
Kadang kata-kata membuat orang menangis seperti saya hari ini . . . .

Dari tangisan saya hari ini saya diajarkan Tuhan untuk belajar bertutur kata dengan baik, berujar seperlunya saja dan jangan sampai kata- kata saya menyakiti perasaan orang lain ...Karena saya tau betul betapa sakitya ditampar oleh kata-kata :')


Selasa, 21 Oktober 2014

WAKTU DAN AKU

Ketika aku berpikir waktu itu sangat jahat
itu karena waktu tellah membawa segala hal yang indah
dalam hidupku, untuk pergi bersamanya . . . . . .

Ketika aku berpikir waktu itu adalah sahabat baik
itu karena waktu akan membawaku pada hari yang baru
hari yang penuh harapan. . . . . . .

Ketika waktu masih ada untukku
maka aku akan selalu berusaha menikmati detik demi detik
perubahan yang dibuat olehnya . . . . . . .

Sebelum semuanya berhenti untukku maka aku akan selalu menghargai keberadaanya. . . .

21 oktober 2014

haaaaehooooo

Pertama kali nulis disini nih, super telat banget yak ha ha ha orang-orang udah pada kemana akunya baru dateng. Tapi gak pa2 lah ya, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali *alasan pembenar*
xoxoxo :)
kenalan dulu kali yak,
namaku novi fery yanti, biasa dipanggil novi, oppi, mak nyak, encess, oleh sahabat-sahabat ku...

Aku itu.......

1. Polos
2. Ceria
3. Humoris
4. Cuek
5. Ceroboh
6. Sensitif
7. Keras Kepala
8. Gak gampang nyerah
7. ehmmmmmmmmmmmmm. . . . apalagi ya?????????

Nanti kalian nilai sendiri ya lewat tulisan-tulisan ku :) he he he he
semoga bisa memberikan hal-hal positif dan kegembiraan setiap kalian membacanya

Selamat membaca :)